Monggo mas, mbakyu, om, tante, mampir ...



Selamat datang di rumah saya, di dunia maya. Meskipun di sini tidak ada Luna Maya, janganlah Anda bersedih. Jangan sungkan-sungkan, silakan masuk. Tidak perlu lepas sandal atau sepatu, karena, yah, beginilah rumah saya yang terlihat di monitor Anda. Tidak ada pagar, serambi, pintu apalagi garasi. Maaf, tidak ada segelas air yang bisa saya suguhkan. Meskipun begitu, mudah-mudahan Anda tetap bisa terhibur di sini.

Kalau tidak, saya tembak ........... hahahaha!

Saturday, January 16, 2010

Robot untuk bercinta, perlukah?

Aneh, gila, merangsang sex perlu robot!

Mau pesan? Sebuah perusahaan di New Jersey telah mengembangkan "robot sex pertama di dunia," seukuran boneka karet yang dirancang untuk bisa bercakap-cakap dengan pemiliknya dengan gerakan-gerakan seperti manusia pada umumnya.

Pada sebuah demonstrasi di Adult Entertainment Expo di Las Vegas pada hari Sabtu, berambut hitam, berpakaian daster, robot itu berkata "Aku ingin bergandengan tangan denganmu" ketika merasakan bahwa pembuatnya menyentuhnya dengan tangan.

Robot ini seperti mainan anak-anak yang bisa bicara, ada sebuah laptop tersambung ke kabel yang keluar dari punggungnya. Memiliki sensor sentuhan di lokasi strategis dan dapat merasakan ketika sedang bergerak. Sayangnya dia tidak bisa bergerak sendiri, bahkan untuk menggoyangkan kepala atau menggerakkan bibir. Suara yang keluar berasal dari loudspeaker internal.

Gimana, Anda benar-benar tahu kegunaannya kan? Jangan salah, perhatikan betul-betul sebelum pesan supaya nanti kecewa dan malah kian loyo. Hahaha .... Gila ... Gila!

Tuesday, January 5, 2010

Wajar dokter marah-marah!

Aneh gila, orang-orang menyandarkan harapan sepenuhnya pada dokter saat sakit. Dokter harus bisa menyembuhkan penyakit. Tidak bisa tidak. Tidak boleh salah. Tapi apa kata seorang Ophthamologist dari Filipina yang tidak disebutkan namanya di majalah Reader's Digest, " Pasien perlu tahu, bahwa beberapa penyakit tidak ada obatnya, penyakit itu hanya bisa dikontrol. Mereka perlu pengobatan jangka panjang plus reguler follow up untuk meyakinkan penyakit ditangi dengan semestinya.

Itu kata dokter, ingat, beberapa penyakti tidak ada obatnya, padahal orang beragama seharusnya yakin Tuhan menurunkan tiap-tiap penyakti pasti ada obatnya. Termasuk AIDS? Ya, meskipun, mungkin belum waktunya.

Sungguh aneh, orang percaya bahwa dokter Maha Tahu padahal terkadang atau seingkali dia tidak tahu.
"Satu dari hal terberat untuk dibertahukan kepada pasien adalah, 'saya tak tahu apa yang salah dengan Anda,' ketika ini terjadi, dokter bisa jadi memilih jawaban lebih aman seperti, 'Mari kita tangani gejalanya dulu dan lihatlah nanti perkembangannya, atau mari jalani beberapa rangkaian tes darah terlebih dahulu,' Begitu penurutan Dr. Willie Ong seorang Kardiolog dari Filipina.

Sungguh aneh dan ganjil kalau kita ikut-ikutan gusar kalau dokter kita ternyata bisa juga naik darah.
"Jika Anda ingin menangis di depan saya, silakan, menangislah. Kita selalu siap untuk itu," itu kata dokter Manot Lohtrahuk, seorang psikiater dari Thailand. Dokter Fransisca Roak, sorang Dermatologist dari Filipna sependapat, "saya jaid emosional ketika seorang pasien menangis di depan saya baik menyangkut masalah keseahtan atau pribadi.

Ya, aneh dan gila dengan segala macam angan-angan kita tentang kesembuhan dengan mengandalkan sepenuhnya pada rumah sakit terbaik, dokter terbaik, perawatan terbaik, tidak perduli betapa kita harus membayar mahal untuk itu semua.

Padahal mana kita tahu, kalau kita "dikerjain". Dr. JJ Chua, seoang konsultan ahli bedah dari Singapura mengatakan, "Mintalah selalu kesepakatan selengkap mungkin tentang biaya perawatan. Kebanyakan dokter dan klinik hanya mengutip biaya dokter dan ini tidak termasuk anaestesia, obat-obatan pada umumnya, konsultasi, materi-materi, fasilitas dan jasa perawat.

Karena itu mari kita bersikap realistik, bahwa dokter bukan Tuhan, bahkan Tuhan  yang Maha Penyembuh itu, bagi yang percaya, tidak langsung memberikan kesembuhan waktu kita berdoa. Dia memberikan ujian demi ujian kepada hambanya dengan maksud meninggikan derajatnya bila dia lulus.

Supaya kasus seperti yang dialami Prita Mulyasari bebarapa waktu lalu tidak terjadi, perlu, kita tegaskan kembali, jangan bergantung sepenuhnya pada mahkluk.

Kita yang tahu diri kita sendiri; awal kesembuhan adalah keyakinan diri kita sendiri, bahwa kita bakalan sembuh. Kecemasan yang berlebihan hanya akan memperparah penyakit. Inisiatip berobat perlu. tapi inistiap mengandalkann spenuhnya pada penanganan dokter itu sama dengan kita memberikan peluang kepada dokter, pertama, untuk mengambil banyak keuntungan dari kita, kedua atau malah membuat mereka stress!

Lantas Tuhan mau dikemanain?

Sunday, January 3, 2010

Siapkan wajah Anda!

Selamat tahun baru 2010

Siapkan wajah Anda menatap masa depan, bukan masa belakang apalagi masa samping! Hidup ini mesti dijalani dengan semestinya, kecuali kalau Anda percaya pada tukang ramal. Maka siap-siaplah untuk memiliki wajah seperti ini.

Oh tidak! Oh tidak? Oh ya, karena kita sudah tidak punya wajah lagi. Wajah kita sudah lama hilang, diganti dengan muka tembok seiring dengan masuknya era globalisasi. Kita-kita yang sudah sedemikian maruknya menjadi koruptor tetap saja tidak kenyang dengan milirian rupiah yang kita embat dari rakyat.

Kita? Kita siapa bung? Yang bener aje ... Oh, jadi Anda tidak merasa menjadi koruptor? Syukurlah kalau begitu. Masa depan bakalan cerah. Ya, secerah susahnya kita memberantas korupsi di negeri ini. Kalau dipukul rata semua koruptor mati, maka kita-kita juga yang protes, tidak setuju, mencak-mencak, nangis-nangis. Ini masalah hak asasi manusia, bung!

Kalau kembali ke hukum Allah, justru yang mengaku hamba Allah dan berakal justru yang keras menentang. Ya udah to pakne, mbok ne, hidup ini ya kayak gini, jamane jaman edan wen ora edan ora keduman!

Yang setuju, teruslah menghancurkan diri, yang tidak yuk kita bunuh diri kita! Tapi saya rasa, kita belum siap, membunuh diri, membuang ambisi iblis jauh dari mudah. Berlaku taat susah, tapi tidak, bila kita ikhlas. Mari belajar ihklas. Ya mari ....
Blog ini masih baru dan insya Allah akan menampilkan posting-posting unik, aneh dan gila-gilaan. Teman-teman mari gabung di sini. Berlangganan juga boleh. Ditunggu ya .....

Thanks, Muhammad Nurman